Monumen The Parthenon Of Books Dibangun Dari 100.000 Buku Terlarang

Kemana larinya buku-buku yang gagal terbit?

Apakah dibakar, dikubur, atau mungkin disimpan?

Seniman Argentina bernama Marta Minujin mengumpulkan 100.000 eksamplar buku guna membangun Monumen The Parthenon Of Books bulan oktober 2016.

Replika dari Monumen Parthenon Yunani ini berdiri di Kesel, Jerman tempat dimana Nazi membakar 2.000 buku dan orang dalam kampanye penyensoran tahun 1933.

Dibantu siswa dari Universitas Kesel, Minujin mengindentifikasi 170 buku yang dilarang terbit di seluruh dunia atau di beberapa Negara.

Selain untuk acara Festival Documenta 14  pada bulan juni 2017, Monumen The Parthenon Of Books dibangun sebagai bentuk perlawanan terhadap represi politik.

Berikut beberapa gambaran Monumen Parthenon Of Books.

Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-1Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-2Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-3Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-4Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-5Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-6Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-7Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-8Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-9Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-10-e1499341649913Marta-Minujin-Parthenon-of-Books-11